All New Sienta

MAV Multi Activity Vehicle baru dari Toyota, Indent Now !!!!

ALL NEW FORTUNER

The real SUV dengan penggerak roda belakang dan dilengkapi dengan 4x4 (Four Wheel Drive).

Rush TRD Sportivo Ultimo

Kini TOYOTA Rush hadir dengan kursi baris ke tiga dengan design velg lebih mewah.

Grand New Veloz

Kini lebih modern dengan design bumper baru yang mengadopsi bumper Camry dan Yaris, lebih irit karena dilengkapi dengan teknologi mesin Dual VVTI.

AGYA Totally you

City Car yang satu ini laris manis di Indonesia khususnya di Kota Batam yang sangat cocok dengan perkotaan yang cukup padat. Dengan mengusung mesin 1000 CC menjadikan mobil ini sangat hemat bahan bakar.

Selasa, 13 Agustus 2013

Menjemput Mimpi di Pulau Industri (Kisah Perjalanan)


Www.yasirnoman.blogspot.com
Minggu 12 Mei 2013 lalu aku tiba di Bandara Hang Nadim Batam, hari itu adalah hari pertamaku menapakkan kaki di Pulau Industri ini. Senyum kecil terpancar dari wajahku, “ Alhamdulillah pesawat landing dengan selamat”. Ucapku dalam hati. Bersama seorang sahabat dari kampung halaman, namun tujuan kami berbeda, kami berpisah di Bandara itu. Aku ingin tetap mencari peruntungan di pulau Industri ini dengan berbekal selembar ijazah terakhir SMK dan beberapa lembar sertifikat keterampilan Komputer, Bahasa Inggris, Montir dan beberapa sertifikat lainnya. Sedangkan sahabatku akan melanjutkan perjalanannya ke Negeri Jiran melalui agen. Namun kurang dari sebulan kami di Batam, dia bermasalah dengan agen-nya. tak tau jelas alasannya, ahkirnya dia pulang kekampung halaman.
Aku masih ingin tetap bertahan di kota ini. Aku tak mau pulang, prinsipku  Daripada derita kubawa pulang, lebih baik rantau ku perpanjang. Itulah sepenggal kalimat yang selalu menjadi acuan. Memilih ke Batam karena

Minggu, 11 Agustus 2013

Buta Warna Parsial Yang Menjadi Batu Sandungan Ku



Buku Ishihara

Akhir-akhir ini saya lebih tertarik untuk posting tentang sepenggal perjalanan hidup saya, setelah memposting Pengalaman Pengurus Paspor. kali ini saya posting tentang Buta Warna Parsial Yang Menjadi Batu Sandungan Ku.
Buta warna merupakan sebuah keadaan dimana seseorang tidak dapat mengenali warna secara total (Akromatisme), ataupun sebagian (Diakromatisme). Buta warna total merupakan sebuah keadaan dimana seseorang tidak dapat mengenali warna sama sekali (semua warna dilihat sebagai tingkatan warna hitam, putih, dan abu-abu). Dan buta warna tertentu atau dikenal dengan istilah buta warna parsial (ketidak mampuan untuk membedakan warna-warna merah dan hijau). Secara garis besar penderita buta warna parsial tidak dapat diketahui tanpa pemeriksaan khusus melalui test warna (ishihara test), karena dalam kehidupannya sehari-hari penderita buta warna ini umumnya tidak mengalami masalah dalam mengenali warna. Namun hal ini akan berbeda ketia orang tersebut dihadapkan dengan buku test warna. 

Dalam hal ini saya termasuk penderita Buta Warna Parsial (saya sulit membedakan warna merah-hijau dan hijau-kuning). Buta Warna Parsial tidak bisa disembuhkan kecuali terapi, itupun jarang sekali berhasil. Menurut beberapa artikel yang saya baca, penderita Buta Warna Parsial kebanyakan laki-laki. Penyebab Buta Warna Parsial sebagian besar faktor keturunan (gen). Seperti yang sudah disebutkan diatas, saya tidak merasa ada gangguan atau kesilitan dalam kehidupan sehari-hari. Kecuali dihadapkan dengan

Sabtu, 10 Agustus 2013

Pengalaman Mengurus Paspor


Paspor Rahman Yasir

Postingan kali ini saya mau berbagi pengalaman tentang Cara, Syarat dan Biaya pembuatan Paspor. Gampang-gampang susah sih, yang penting syaratnya lengkap.

Hanya ada 2 kantor Imigrasi di Provinsi Sumatera Selatan, di Palembang dan di Muara Enim. Saya lebih memilih kantor imigrasi di Muara Enim karena lebih dekat dan ada sepupu yang tinggal disana. Pada 15 November 2013 lalu tepatnya hari Kamis saya datang  ke Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim, yang beralamat di Jl. Dr. A.K. Ghani Muara Enim. Telpon: (0734)-421148, 421555, Fax: (0734)-421666421148, Sumatera Selatan.
Zaman sudah modern, tapi tidak ada tempat bertanya tentang cara, sayarat dan biaya pembuatan paspor, tak mau repot maka dua minggu sebelum datang ke kantor Imigrasi saya terlebih dahulu browsing di Internet untuk mencari tahu syarat dan apa saja yang harus saya persiapkan sebelum datang kekantor itu. Setelah ketemu, saya catet di buku kecil.

Yang harus dan wajib dipersiapkan adalah:

Jumat, 09 Agustus 2013

Sepiring Nasi Seharga 700 Juta (Kisah Inspirasi)


Www.yasirnoman.blogspot.com

Seorang anak muda miskin yang menuntut ilmu jauh dari orang tuanya tinggal dikos-kosan kecil berukuran 2x2 meter. Suatu hari anak itu kelaparan dan tidak memiliki uang lagi. Dia nekad mengetuk pintu rumah ibu kosnya untuk meminta makanan. Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda. Gadis itu adalah anak bungsunya Ibu kos.

"Bolehkah saya meminta segelas air?" pinta anak lelaki itu. Dia urung meminta makanan.

Tapi sang gadis tahu bahwa anak ini pasti lapar. Maka, ia mempersilahkan anak itu masuk dan dengan penuh keikhlasan menyuruh anak itu makan.

"Berapa harga sepiring nasi ini?" tanya anak lelaki itu.

"Ibu mengajarkan kepada saya untuk jangan meminta bayaran atas perbuatan baik kami," jawab si gadis.

“Aku berterima kasih dari hati yang paling dalam," balas anak lelaki itu setelah menghabiskan sepiring nasi tersebut.

Belasan tahun berlalu. Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa. Suatu hari dia di-diagnosa mempunyai penyakit kronis. Dokter di kota kecilnya angkat tangan karena tak sanggup untuk menangani.

Gadis malang itu pun dibawa ke kota besar di mana terdapat dokter spesialis. Dokter terkenal di rumah sakit itu dipanggil untuk memeriksanya. Saat mendengar nama kota asal wanita itu terbersit pancaran aneh di mata sang dokter. Bergegas ia turun dari kantornya menuju kamar wanita tersebut. Seketika dia mengenali wanita itu.

Setelah melalui perjuangan panjang akhirnya wanita itu berhasil disembuhkan. Menjelang kepulangannya, wanita itu pun menerima amplop berisi tagihan rumah sakit. Wajahnya pucat ketakutan karena dia yakin tidak akan mampu membayar uang sebesar 700 juta itu. Meski dicicil seumur hidup sekalipun.

Tangannya gemetar ia membuka amplop itu. Di pojok atas tagihan itu dia menemukan sebuah catatan:
“TELAH DIBAYAR LUNAS DENGAN SEPIRING NASI.” ditandatangani oleh anak lelaki miskin yang pernah dia tolongnya waktu itu.

Jangan ragu berbuat baik dan jangan mengharap balasan. Pada akhirnya buah kebaikan akan selalu mengikuti kita. Tuhan akan membalas sekecil apapun kebaikan itu.
Salam Penulis
Rahman Yasir

Kamis, 08 Agustus 2013

CINTA & Sepasang Tangan yang Keriput


www.yasirnoman.blogspot.com
           Waktu itu, di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin II  sebuah Bandara kebanggaan masyarakat Palembang, Sumatera Selatan. Satu jam sebelum Chek in saya sudah duduk menunggu di depan Bandara (saya tidak tau tempat apa itu namanya.... hehehehe...) saya noleh ke kiri ada sepasang pemuda yang kelihatannya agak cemberut karena sepertinya ada salah satu dari mereka yang akan pergi jauh entah mau kemana.
Di sudut lain, sepasang kakek nenek duduk diam di bangku. Keduanya tidak berkata-kata. Didalam hati saya terlintas, rupanya kalau orang sudah tua itu sulit berkomunikasi dengan mesra lagi. Jujur saja, senyum saya saat itu sebenarnya menertawakan  keduanya.
Sambil memperbaiki koper, mata saya kembali mengarah ke pasangan tua itu. Saya diam sejenak, membiarkan tatapan ini hinggap lebih lama disana. Kedua orang itu saling beradu pandang, lalu saling tersenyum.
Sampai disini, tidak ada yang nampak aneh dan pandangan saya kembali beredar menyapu Bandara, kecuali setelah bola mata saya kembali menuju ke dua orang tua ini. Bola mata saya menangkap bagian bawah kursi, rupanya dari tadi tangan keduanya tidak pernah lepas satu sama lain. Ooouw.....!!, ternyata mereka tidak “Diam”. Genggaman kedua tangan keriput yang lemah inilah bahasa keduanya, rayuan-rayuan mesranya, serta irama cinta dan kasih sayangnya.
Benar juga ungkapan bahwa cerita yang paling romantis itu sebenarnya bukan kisah Romeo dan Juliet yang mau mati bersama, tapi cerita kakek dan nenek kita yang sampai tua ingin hidup bersama. Terus terang saja, pemandangan yang saya lihat sore itu tlah membuat gerimis dihati saya, ada rasa haru, salut, dan tertanam cita-cita di hati ingin seperti mereka kelak. Bisa membuktikan kasih sayang kepada orang yang telah saya pilih nanti.
Saya mengalihkan pandangan ke arah langit-langit Bandara. Hati saya jauh menembus cakrawala, mengingat cerita beberapa Sobat yang curhat tentang kerapuhan keluarganya atau orangtunya yang kandas ditengah jalan. Saya ingin mengabadikan peristiwa sore yang syahdu itu, agar semua pasangan melihat, betapa indanya saling merawat cinta hingga tua, sehingga debar-debar kerinduan masih bersisa walau untuk sebuah perpisahan yang singkat.
Tak berapa lama saya beranjak meninggalkan mereka karena harus check in. Sungguh sayang sekali untuk meninggalkan pemandangan indah itu. Sambil menjinjing koper kecil saya masih diam merenung dan menoleh kebelakang, ternyata kakek itu satu tujuan dengan saya yaitu Kota Batam, sempat terjadi perbincangan singat. Kakek itu hanya pergi satu minggu saja untuk menjenguk anaknya yang baru saja naik jabatan di sebuah Perseroan Terbatas yang ada di Kota Industri ini. Menurut saya itu hanyalah perpisahan yang sangat singkat dengan sang nenek. Ini memang hanya tentang sepasang tangan keriput yang berpegangan mesra di pojok Bandara, namun membuat saya sangat terharu.
Semoga sepenggal kisah nyata ini mampu menyampaikan pesan-pesan cinta kepada kita semua, cinta itu indah bila kita mampu merawatnya dengan indah.

Salam Penulis,
Rahman Yasir

Selasa, 06 Agustus 2013

Puisi Lebaran dari Anak Rantau untuk Ibu

Dengan linang air mata
Ku susun kata
Dalam balutan sedih

Ku tulis bait demi bait
Tentang rasa ini
Tentang sedih ini
Tentang salah ini
Tentang dosa ini

Aku tau aku salah, berdosa
Tlah membuat ibu sedih
Akupun tau ibu kan tetap tersenyum
Walau sedih, takan pernah engkau murung

Ibu anakmu tak bisa pulang lebaran tahun ini
Untuk bersimpuh memohon maafmu
Untuk bersyujud menghiba doamu
Di hari nan fitri

Aku tau…. Ibu
Tak cukup secarik kertas
Tuk tuliskan permintaan maaf ini
Tak layak hanya goresan pena
Tuk coretkan permohonan ampun ini

Namun apalah dayaku
Kini terpenjara jarak
Tersekat ruang luas
Terhalang bentangan cakrawala

Ibu…
Maklumilah anakmu ini
Ampunilah anakmu ini
Doakanlah anakmu ini

Maaf dan doamu
Itu yang ku pinta
Itu yang ku damba

#RaYa__

Kamis, 01 Agustus 2013

Mulianya Hati Seorang Buruh Cuci (Kisah Nyata)


Www.yasirnoman.blogspot.com
Tetanggaku, Bu De Inah orang memanggilnya. Dia hidup seorang diri di sebuah kamar kos-kosan yang berukuran 2x3 Meter, kalau dilihat dari wajah mungkin umurnya sudah lebih dari setengah abad. Semenjak suaminya meninggal karena kecelakaan kerja 8 tahun lalu, Bu De Inah memutuskan untuk merantau Ke Kota Batam untuk menyambung hidup. Di kota ini Bu De Inah bekerja sebagai buruh cuci, selain itu dia juga bekerja sebagai pembuat pentol bakso. Hanya pekerjaan seperti itulah yang dia mampu, karena tak berijazah.
Minggu sore itu saat aku sedang tertidur ada yang mengetuk pintu, aku bangun lalu membuka pintu ternyata ada Bu De Inah didepan pintu.
“Sore Buuuu... “. Sapa saya.
“Sore nak, oh ya ini Ibu bawakan nasi kotak untuk kamu, tadi anak majikan saya ulang tahun. Saya ingat kamu kalau pulang kerja pasti lapar.” Bu De Inah menyodorkan kotak yang berisi nasi itu kepada saya.
“Waaaahh,,! Terima kasih banyak ya Bu.” Jawab

Rabu, 31 Juli 2013

Kisah Inspirasi Ketika Cinta Dipelihara



Www.yasirnoman.blogspot.com

Kisah ini tentang perjalanan seorang pemuda yang begitu mencintai seorang wanita teman kuliahnya. Kisah yang saya tulis ini berdasarkan cerita masalalu, ceita yang sedang dialami dan cita-citanya di kemudian hari. Semoga sobat pembaca Www.yasirnoman.blogspot.com terhibur dan bisa memberi inspirasi dan motivasi

Rio, itu nama panggilannya seorang anak kampung yang sejak lulus Sekolah Dasar sudah sekolah jauh dari orangtunya. Diusianya yang ke 13 tahun dia sudah bisa hidup mandiri, Rio merasa akan lebih betah kalau dia hidup seorang diri daripada harus berada dirumah yang keadaannya broken home, Ayahnya menikah lagi dengan wanita lain.
”Ibu, maaf aku harus

Selasa, 30 Juli 2013

Kisah inspiratif I Cinta Si Miskin & Wanita Sombong

Kisah cinta itu banyak sekali didunia ini. Kita tidak bisa menyelami semuanya untuk mengetahui makna cinta yang sebenarnya.

Kita tidak pernah bisa tahu bagaimana masa depan akan merubah seseorang. Setiap hidup ada garis takdir yang terus berjalan, seiring nafas kita bekerja. Setiap manusia tidak hidup dari sesuatu yang tidak bertujuan. Kisah renungan yang sangat bagus ini bisa sahabat blog www.yasirnoman.blogspot.com baca untuk menambah motivasi sobat-sobat semua.

Seorang pemuda miskin sedang tergila-gila pada seorang wanita cantik nan jelita namun sombong, pemuda itupun tak tau kenapa dia begitu cinta dengan gadis sombong itu. Mestinya dia tak begitu, tak seharusnya dia mencintai wanita cantik dan juga anak orang kaya itu. Sebut saja Dwi namanaya, Dwi termasuk kembang  di sekolahannya, sedangkan pemuda itu sebut saja Budi, dia anak seorang janda miskin yang

Senin, 29 Juli 2013

Mak, ini mimpiku

Kulihat nasib emak tak sebaik dan tak seberuntung nasib temannya
Teman  kecilnya, teman mainnya dan teman sekolahnya dulu.
Mereka sama-sama menyimpan banyak mimpi kala itu,
Tapi sayang, mimpi itu tak dapat Mak raih.
Mak pernah bercerita tentang mimpi-mimpinya itu,
Aku tak sanggup menahan air mata,
saat menyimak cerita dan mimpinya yang telah usang.

Nasibnya tak sebaik nasib temannya,
Teman-temannya yang sudah bisa ini dan bisa itu,
Punya ini dan punya itu, pernah kesini dan pernah kesitu.
Yang semua itu belum mampu Mak lakukan.
Mak bukan tak berusaha, namun sepertinya itulah jatah nasib yang harus Mak terima.

Mak, do’akan aku tuk melanjutkan mimpi-mimpi itu,
Serahkan semuanya padaku, biar bahuku ini yang memikulnya.

Aku mau menjadi penerus nafasmu yang kadang tersengau,
Aku mau menjadi pohon rindang tuk melindungi kulit legammu dari teriknya kehidupan,
Aku mau menjadi payung yang bisa melindungimu dari guyuran hujan air mata kepahitan,
Aku mau menjadi penyejuk gersangnya hidup ini,
Aku mau menggendongmu, menghapus lelahmu, dan menemanimu
Sampai Tuhan berkata ”Waktunya Pulang’.__

Mak, ini mimpiku,....

By: RaYa_

Minggu, 28 Juli 2013

Mulianya hati tukang bakso keliling

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,...terdengar suara tek...tekk.. .tek...suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat..., ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau bakso ?

"Mauuuuuuuuu. ...", secara serempak dan kompak anak - anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, lalu saya

Kisah Kakek & Pencuri Pepaya

kisah inspirasi kakek dan pencuri pepayaSaya ingin mengawali renungan kita kali ini dengan mengingatkan pada salah satu kisah kehidupan yang mungkin banyak tercecer di depan mata kita. Cerita ini tentang seorang kakek yang sederhana, hidup sebagai orang kampung yang bersahaja. Suatu sore, ia mendapati pohon pepaya di depan rumahnya telah berbuah. Walaupun hanya dua buah namun telah menguning dan siap dipanen. Ia berencana memetik buah itu di keesokan hari. Namun, tatkala pagi tiba, ia mendapati satu buah pepayanya hilang dicuri orang.


Kakek itu begitu bersedih, hingga istrinya merasa heran. “masak hanya karena sebuah pepaya saja engkau demikian murung” ujar sang istri.

“bukan itu yang aku sedihkan” jawab sang kakek, “aku kepikiran, betapa sulitnya orang itu mengambil pepaya kita. Ia harus

Kisah uang 10 ribu membuat kita mengerti cara bersyukur

Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"

Istri Budiman kemudian

Kisah Inspiratif Petani Jagung

Kisah Petani Jagung, yang di cuplikan dari Fiksi buku Sepatu Terakhir.  Novel Inspiratif terbaru 2013 dari Republika.  Dapatkan di Gramedia & Toko Republika

Ayah adalah tipe pebisnis yang membuatku tak habis pikir. Jika kebanyakan orang berbisnis, tak ingin membagi resep rahasia, ataupun ilmu utamanya, Ayah justru sebaliknya. Ayah tak pernah pelit untuk berbagi ilmu, dari sekian pegawai yang dimilikinya, semuanya diajarinya untuk membuat sepatu. Tak ada satupun ilmu yang ia sembunyikan. Tak hanya

Semua Ibu Berikan GRATIS

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya:

Untuk memotong rumput Rp. 5000
Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000
Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. 3000
Untuk menjaga adik waktu ibu belanja Rp. 5000
Untuk membuang sampah Rp. 1000
Untuk nilai yang bagus Rp. 3000
Untuk membersihkan dan menyapu halaman Rp. 3000
Jadi jumlah utang ibu adalah Rp. 25000


Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu. Lalu ia mengambil

Berhentilah mengeluh!

Pantaskah kita mengeluh? Padahal kita telah dikaruniai sepasang lengan yang kuat untuk mengubah dunia.
Layakkah kita berkeluh kesah? Padahal kita telah dianugerahi kecerdasan yang memungkinkan kita untuk membenahi segala sesuatunya.
Apakah kita bermaksud untuk menyia-nyiakan semuanya itu? lantas menyingkirkan beban dan tanggung jawab kita?
Janganlah kekuatan yang ada pada diri kita, terjungkal karena kita berkeluh kesah. Ayo tegarkan hati kita. Tegakkan bahu. Jangan biarkan semangat hilang hanya karena kita tidak tahu jawaban dari masalah kita tersebut.
Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan kita. Ambillah sebuah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang ada dalam benak kita. Lalu temukan lagi secercah cahaya dibalik awan mendung. Dan mulailah ambil langkah baru.
Sesungguhnya, ada orang yang lebih berhak mengeluh dibanding kita. Sayangnya suara mereka parau tak terdengar, karena mereka tak sempat lagi untuk mengeluh.
Beban kehidupan yang berat lebih suka mereka jalani daripada mereka sesali.

Jika demikian masihkan kita lebih suka mengeluh daripada menjalani tantangan hidup ini?

Apa yang Istimewa Dari Seorang Wanita?

Seorang anak yang sudah remaja bertanya pada ayahnya.
Anak : “Ayah, mengapa seorang wanita itu sangat mudah menangis?”
Ayah : “Seorang wanita itu mudah menangis karena Allah menciptakan bahu yang cukup kuat untuk menopang dunia, namun harus cukup lembut untuk memberi kenyamanan!”
Anak : “Menopang dunia?”
Ayah : “Iya, karena wanita memiliki peranan sangat penting di dunia ini!”
Anak : “Bisa ayah jelaskan apa yang istimewa dari seorang wanita?”

Ayah : “Allah memberikan kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak, dan menerima penolakan yang sering datang dari

Perantau Tangguh

"Orang berilmu tidak akan diam di kampung halaman
tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang."

 


Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran

Jika matahari diorbitnya tidak bergerak dan terus diam
tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.

Untuk semua perantau tangguh sepanjang zaman,

semoga selalu mendapat barokah.
Sesungguhnya kita semua adalah ”perantau” di dunia ini, 
akhiratlah kampung halaman yang sesungguhnya..

Sabtu, 27 Juli 2013

Kepintaran Si Bodoh

Suatu ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak berusia 10 tahunan berlari-lari dan melompat-lompat di depan mereka.

Tukang cukur berkata, "Itu Benu, dia anak paling bodoh yang pernah saya kenal"

"Masak, apa iya?" jawab pengusaha

Lalu tukang cukur memanggil si Benu, ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp.2.000 dan koin Rp.1.000, lalu menyuruh Benu memilih, "Benu, kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana, ayo ambil!"

Benu melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang Rp.2.000 dan Rp.1.000, lalu dengan cepat tangannya bergerak mengambil uang Rp.1.000.

Tukang cukur dengan perasaan bangga lalu melirik dan berbalik kepada sang pengusaha dan berkata, "Benar kan yang saya katakan tadi, Benu itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung berapa kali saya ngetes dia seperti itu tadi dan dia selalu mengambil uang logam yang nilainya lebih kecil."
Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Benu. Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat sebelumnya, dia pun memanggil Benu dan bertanya, "Benu, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp.2.000 dan Rp.1.000, saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp.1.000, kenapa tak ambil yang Rp.2.000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp.1.000?"

Benu pun tertawa kecil berkata, "Saya tidak akan dapat lagi Rp.1.000 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang seribu. Kalau saya ambil yang Rp.2.000, berarti permainannya selesai dan kapan lagi saya dapat uang jajan gratis setiap hari..."

Catatan : Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain. Di atas langit masih ada langit yang lain.

Jumat, 26 Juli 2013

Makna Sebuah Pekerjaan

Gambar: Ilustrasi
Seorang eksekutif muda sedang beristirahat siang di sebuah kafe terbuka. Sambil sibuk mengetik di laptopnya, saat itu seorang gadis kecil yang membawa beberapa tangkai bunga menghampirinya.
”Om beli bunga Om.”
”Tidak Dik, saya tidak butuh,” ujar eksekutif muda itu tetap sibuk dengan laptopnya.
”Satu saja Om, kan bunganya bisa untuk kekasih atau istri Om,” rayu si gadis kecil.
Setengah kesal dengan nada tinggi karena merasa terganggu keasikannya si pemuda berkata, ”Adik kecil tidak melihat Om sedang sibuk? Kapan-kapan ya kalo Om butuh Om akan beli bunga dari kamu.”
Mendengar ucapan si pemuda, gadis kecil itu pun kemudian beralih ke orang-orang yang lalu lalang di sekitar kafe itu. Setelah menyelesaikan istirahat siangnya,si pemuda segera beranjak dari kafe itu. Saat berjalan keluar ia berjumpa lagi dengan si gadis kecil penjual bunga yang kembali mendekatinya. ”Sudah selesai kerja Om, sekarang beli bunga ini dong Om, murah kok satu tangkai saja.”
Bercampur antara jengkel dan kasihan sipemuda mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya. “Ini uang 2000 rupiah buat kamu. Om tidak mau bunganya, anggap saja ini sedekah untuk kamu,” ujar si pemuda sambil mengangsurkan uangnya kepada si gadis kecil.
Uang itu diambilnya, tetapi bukan untuk disimpan, melainkan ia berikan kepada pengemis tua yang kebetulan lewat di sekitar sana. Pemuda itu keheranan dan sedikit tersinggung.
”Kenapa uang tadi tidak kamu ambil, malah kamu berikan kepada pengemis?”
Dengan keluguannya si gadis kecil menjawab,
”Maaf Om, saya sudah berjanji dengan ibu saya bahwa saya harus menjual bunga-bunga ini dan bukan mendapatkan uang dari meminta-minta. Ibu saya selalu berpesan walaupun tidak punya uang kita tidak bolah menjadi pengemis.”
Pemuda itu tertegun, betapa ia mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari seorang anak kecil bahwa kerja adalah sebuah kehormatan, meski hasil tidak seberapa tetapi keringat yang menetes dari hasil kerja keras adalah sebuah kebanggaan. Si pemuda itu pun akhirnya mengeluarkan dompetnya dan membeli semua bunga-bunga itu, bukan karena kasihan, tapi karena semangat kerja dan keyakinan si anak kecil yang memberinya pelajaran berharga hari itu.